Ambon, Targetjurnalis.com – Himpunan Pelajar Mahasiswa Pulau Buano (HIPMA Nusa Puan) Maluku menyelenggarakan dialog publik dengan sorotan tema “Eksistensi persaudaraan dalam hidup orang maluku” bertempat di cafe rumah pelangi, Desa waeheru Kecamatan Baguala Kota Ambon, Sabtu (19/02/2022).
Ketua Hipma Nusa Puan Ridwan Hitimala menjelaskan, Indonesia merupakan negara majemuk karena Indonesia memiliki banyak suku, ras, agama serta budaya dan Terkhusus untuk maluku yang memiliki keunikan tersendiri.
“Salah satu kebudayaan orang Maluku yang sampai saat ini masih terjaga adalah Pela Gandong, budaya yang terjalin kokoh dalam perjalanan sejarah orang Maluku ini hingga kini masih tetap di lestarikan,”ungkapnya.
Ketua Hipma Nusa Puan ini menambahkan, hubungan persaudaraan ini mari kita tetap menjaganya dan menjadikan sombayan orang maluku “ale rasa beta rasa, potong dikuku rasa di daging, sagu salempeng di patah dua” Sebagai instrumen pemersatu orang maluku.
Di tempat yang sama, Ketua Panitia Tipon Hitimala menyampaikan ribuan terimakasih atas kehadiran para narasumber yang sudah meluangkan waktu untuk sama-sama dengan Hipma Nusa Puan Maluku, dalam menyukseskan jalannya kegiatan dialok publik ini.
Pemateri dalam kegiatan Dialog Publik ini yaitu Ronaldo Sibuea, Mayor Inf/Pabangya Komsos Kodam XVI Patimura, Kombes Pol, Muhammad Rum Oheirat Kabit Humas Polda, R. Ichwan, S.Kom, M.Tr. Haula M.M Kol Laut/Gabagops Binda (Wakabinda), H. Yamin S.Ag, M.Pd.I Plt Kakanwil, Dr. Rudy Rahabeat Wakil Sekum Sinode GPM, M. Sekewael Ketua Leparis Oma, Dr. Laros Tuhuteru, dan Ferdinand Pattipeilohi, Persekutuan Beilohi Amalatu. (UT)


