SBB, Targetjurnalis.com – Bupati SBB Timotius Akerina, SE, M.Si hadiri Penanaman Perdana Hijauan Makanan Ternak (HMT) yang digagas oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten SBB yang berlokasi di Dusun Masika Jaya Desa waesala Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten SBB, pada Selasa 25/1/2022.
Timotius Akerina dalam sambutannya mengatakan program yang di canangkan oleh Pemuda Muhammadiyah SBB hari ini sangat mendukung program pemerintah daerah, karena lagi giat-giatnya pemerintah daerah mencanangkan SBB Bangkit.
Lanjut Timotius, program penanaman hijauan makanan ternak (HMT) yang nantinya akan bisa digunakan oleh petani dalam rangka meningkatkan produksi peternakan di kabupaten seram bagian barat. Cetus Bupati SBB.
“Salah satu program pemerintah daerah sbb pada tahun ini, adalah sekolah lapang, sekolah lapangan itu dimana peternak dididik agar bisa menghasilkan produksi, baik itu produksi dalam bentuk fisiknya maupun Inseminasi buatan,”Jelas Akerina.
Akerina menambahkan, saya rencanakan bapak ibu siapkan tempat, program akan saya arahkan disini, sehingga dapat melatih para peternak yang ada, karena ini adalah program dinas pertanian. Saya yakin sungguh jika program ini akan berjalan maka ada sinkronisasi Pemuda Muhammadiyah dan pemerintah daerah.
Dirinya menyampaikan terimakasih kepada pengurus Pemuda Muhammadiyah yang punya pemikiran sangat cemerlang untuk membangun sbb dari sektor peternakan sehingga hasil produksi para peternak jika digembalakan dengan baik, pasti hasilnya akan baik maka mengalami peningkatan pendapatan.
Pada kesempatan yang sama Yudin Hitimala selaku Ketua PD Pemuda Muhammadiyah menambahkan, Penanaman Perdana Hijauan Makanan Ternak (HMT) merupakan rangkaian kegiatan yang tidak dapat dilepaspisahkan dari rangkaian kegiatan Pelantikan dan Rapat Kerja Pemuda Muhammadiyah Kab SBB Periode 2021-2024.
Politisi besutan Partai Hanura ini menjelaskan, Kegiatan ini merupakan aksi nyata PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten SBB dalam mendorong lahirnya petani-petani muda maupun peternak-peternak milenial dengan berpenghasilan besar. Pungkas Hitimala
Lanjutnya, Untuk melanjutkan pembangunan di sektor pertanian dibutuhkan dukungan dari SDM pertanian yang maju, mandiri, dan modern. Dan tentunya itu bisa terwujud bila pemerintah daerah dan Pemuda Muhammadiyah memiliki paradigma yang sama di sektor pertanian. (UT)


