Maluku.Targetjurnalis.com, SBB – Anggota DPR RI Saadiah Uluputty saat menghadiri Festival Selat Valentine, mengajak seluruh jajaran pemerintah dan stakeholder perikanan untuk mendorong kawasan selat valentine jadi kawasan perikanan terintegrasi.
Festival Selat Valentine merupakan festival tahunan yang di selenggarakan untuk memperkenalkan objek wisata selat valentine itu sendiri. Kegiatan ini biasa dilaksanakan di pulau Buano lebih tepatnya di beberapa dusun yang berdekatan dengan objek wisata ini.
“saya melihat potensi besar di kawasan selat valentine ini, terutama potensi perikanan yang sangat melimpah, tetapi sayang di daerah ini masih minim sekali pusat-pusat pelabuhan perikanan serta pusat pengelolaan sumber daya perikanan, tentu saja ini akan menjadi perhatian saya, “ungkap Uluputty Kamis, (27/10/2022).
Lanjut Uluputty, Kawasan ini begitu kaya, kita harus memperjuangkan kawasan ini agar menjadi kawasan perikanan terintegrasi yang tentu saja akan memberikan dampak yang baik yakni kesejahteraan kepada masyarakat di kawasan ini
Srikandi Maluku ini menjelaskan, kawasan Perikanan Terintegrasi merupakan wilayah yang tetap dengan fungsi utama sebagai wilayah perikanan oleh pemerintah berdasarkan potensi sumber daya alam, kondisi sumber daya manusia serta memperhatikan prasarana umum yang ada. Dari beberapa persyaratan di atas tentu saja kawasan selat valentine sangat potensial untuk bisa menjadi kawasan perikanan terintegrasi tersebut.
Seperti yang kita ketahui bahwa kawasan selat valentine merupakan kawasan sangat potensial bukan hanya dari segi pariwisata tapi juga dari sumber daya alamnya salah satunya sumberdaya perikanan. Masyarakat di kawasan ini juga hampir semuanya berprofesi sebagai nelayan,”terangnya.
Namun permasalahannya belum ada satupun pembangunan pelabuhan perikanan atau pusat pengkajian, penelitian dan pengembangan sumberdaya perikanan di daerah tersebut, tentu saja hal ini merupakan tugas dari pemerintah untuk kemudian bisa menyediakan sarana prasarana tersebut.
Walaupun hampir seluruh masyarakat di kawasan ini merupakan nelayan, tapi mereka masih hidup didalam garis kemiskinan. Hal ini karena masih masyarakat di kawasan ini masih mengandalkan kemampuan menangkap ikan dengan cara tradisional yang notabene akan mengurangi kualitas hasil tangkapan mereka.
“Potensi perikanan di Daerah Buano dan sekitarnya itu bisa memberikan kesejahteraan bukan hanya bagi kawasan tersebut tapi juga kepada Maluku secara keseluruhan apabila betul-betul di kelola dengan baik, dengan sistem perikanan terintegrasi saya percaya hal itu bisa terwujud, untuk itu saya mengajak pemerintah dan seluruh stakeholder perikanan baik itu NGO, LSM dan Akademisi agar kita sama-sama memperjuangkan kawasan selat valentine untuk jadi Kawasan perikanan terintegrasi, “tutup Uluputty. (U/T)


