maluku.targetjurnalis.com, SBB – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Buano Utara, Kecamatan Huamual Belakang, menggelar musyawarah desa (Musdes) terkait Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2023.
Bertempat di Aula SMP Negeri 13 Huamual Belakang, Buano Utara Pada Sabtu, (16/07/22). Hadir dalam Musdes, perwakilan camat, pendamping kecamatan, Kepala Desa (Raja) Buano Utara, Ketua BPD dan Anggota, Kepala Puskesmas, Ketua BUMDes, kepala-kepala Dusun, tokoh agama, tokoh pemuda, dan perwakilan masyarakat.
Kepala Desa (Raja) Ahmad Nurlette dalam sambutannya menyampaikan, tepat hari ini, Desa/Negeri Buano Utara telah melaksanakan musyawarah desa (Musdes) RKPDes secara jenjang yang menghadirkan berbagai elemen masyarakat.
“Ini merupakan tugas pokok kami baik itu pemerinrah desa maupun BPD dalam urusan pemerintahan untuk membantu masyarakat secara luas,”katanya.
Selain itu, terangnya, Musdes juga merupakan rekonseliasi secara dekat dan penilayan kebutuhan masyarakat yang sifatnya teknis solusi atas berbagai kepentingan.
Nurlette menambahkan, pelaksanaan Musdes ini berdasarkan undang-undang nomor 6 tahun 2014, permendagri nomor 133 tahun 2014 dan permendagri 116 tahun 2014 tentang keuangan desa.
Dirinya berharap, RKPDes harus berorentasi pada kebutuhan masyarakat secara skalah prioritas yang dilakukan secara serius untuk kemajuan desa sehingga rencana kerja pembangunan desa tahun 2023 ini sesuai dengan usulan dari masyarakat.
Ditempat yang sama, Ali Nurlette dalam sambutanya mewakili Camat Huamual Belakang, menyampaikan, Musdes merupakan suatu kegiatan musyawarah yang dilakukan oleh BPD bersama Pemerintah Desa dan berbagai macam keterwakilan unsur.
“Sebelum Musdes ini terlaksana, pemerintah desa dan BPD sebelumya suda melakukan tahapan Musdus dan penggalian aspirasi beberapa bulan yang lalu, ini merupakan hasil rekapitulasi usulan kemudian digabungkan,”ujarnya.
Lanjut Ali, pada hari ini, Musdes yang kita lakukan ini adalah kegiatan tahunan untuk menyetujui program-program yang strategis, yang diharapkan bermanfaat untuk kepentingan masyarakat banyak bukan sekelompok orang.
Diakhir sambutannya, Ali Nurlette secara resmi membuka Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Perencanaan Pembangunan Desa (RKPDes) diawali dengan pemukulan tifa yang didampingi oleh Kepala Desa (Raja) Ahmad Nurlette dan Ketua BPD Bakri Nanilette. (U/T)


