SBB, Targetjurnalis.com – Telaga nama ola yang menjadi ancaman bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat Buano Utara Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten SBB, ketika musim hujan, mendapatkan perhatian dari pengurus Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) dan warga jemaat gereja Negeri Ulath untuk turut memberikan sumbangan dalam bentuk uang tunai.
Sumbangan suka rela yang diberikan oleh Angkatan Muda Gereja Protestan (AMGPM) Maluku dan warga jemaat gereja Negeri Ulath ini dengan nilai Rp. 6.500.000,- dengan tujuan agar bisa membantu meringankan beban basudara Buano Utara yang saat ini selalu terbebani dengan genangan air telaga nama ola.
Sumbangan yang diberikan oleh AMGPM dan warga Jemaat Gereja Ulath ini, langsung diterima oleh tim relawan banjir nama ola, yang di saksikan oleh Kepala Desa (Raja) Buano Utara Ahmad Nurlette dan Ketua BPD Bakri Nanilette di Rumah Adat (Numa Putih) pada Jum’at kemarin (11/02/2022).
Mewakili Tim Relawan Telaga Nama Ola, Hamdan Palirone mengucapkan ribuan terimakasih kepada Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) dan warga Jemaat Negeri Ulath yang suda memberikan sumbangan kepada tim relawan untuk mengoperasikan mesin-mesin alkon yang ada.
Berdasarkan hasil kerja Tim Relawan pada tahun kemarin, 5 unit mesin alkon dapat menelan Bahan Bakar Minyak (BBM) mencapai kisaaran 75 liter/hari dan
tahun ini, ada penambahan satu unit mesin alkon lagi dari salah seorang Dermawan, sehingga kebutuhan BBM dipastikan akan meningkatkan.
“Hasil Pantauan sementara dari kami Tim Relawan, bahwa ada perubahan yang cukup drastis dari dioperasikannya mesin-mesin tersebut, yang ditandai dengan kurangnya luapan seperti tahun kemarin,” ucap palirone
Hal ini disampaikan langsung oleh salah satu korban luapan Telaga Nama Ola, Rusman Husemahu yang juga sebagai Bendahara Tim Relawan bahwa, ” tahun-tahun kemarin terjadi luapan hingga memaksakan mereka untuk mengungsi di rumah saudara mereka yang aman dari luapan telaga nama ola”, ujar husemahu
Rusman menambahkan, di tahun ini, Alhamdulillah sudah beberapa kali hujan deras dengan debit air tinggi, tapi rumah-rumah mereka masih dalam posisi aman. Semua ini atas kerja para tim relawan yang selalu mengoperasikan mesin-mesin alkon yang ada.
“Semoga bantuan yang diberikan ini dapat membantu tim relawan dan masyarakat Buano utara dalam menangani danau nama ola untuk keperluan bahan bakar minyak (BMM) kedepannya,”tandasnya. (UT)


