SBB, Targetjurnalis.com – Kepala Sekolah SMP Negeri 14 Huamual Belakang di Dusun Pulau Kaswari, Desa Buano Utara, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten SBB Gunawan Jamudi, S.Pd jarang masuk ke Sekolah.
kepsek SMP Negeri 14 tersebut semenjak menjadi kepsek jarang masuk sekolah, semantara di sekolah tempat dirinya mengabdi itu, satu satunya pns hanya kepsek itu sendiri semuanya pegawai honorel.
Kepada media ini, Salah satu warga yang enggan namanya di publikasikan mengatakan, baik pulau kaswari maupun dusun naiselan bahwa dalam hitungan setahun hanya satu kali kepala sekolah tersebut masuk sekolah, sedangkan sebagai tenaga pengajar di handalkan kepada para guru honorer.
Salah satu warga pulau kaswari La Rino Padangga yang di temui media ini, di sela-sela pelantikan kepala Dusun naiselan pada Rabu (09/02/2022), membenarkan bahwa informasi yang disampaikan oleh warga itu benar bahwa sekolah yang di pimpin oleh Gunawan Jamudi itu jarang masuk sekolah.
Bukan hanya itu, Rino membeberkan bahwa kepsek SMP Negeri 14 Huamual Belakang itu tidak melakukan fungsi kontrol terhadap guru-gurunnya, tidak pernah melakukan rapat di sekolah, baik itu rapat orang tua murid maupun pembagian laporan Pendidikan.
Dirinya mengatakan, saat hajatan besar di sekolah seperti ujian nasional (UN), ujian akhir semester (UAS) tidak perna ada di sekolah, jika kepsek seperti ini masih saja di biarkan maka anak-anak kami tidak memiliki kemajuan dalam dunia pendidikan.
“Sekolah ini baru saja menjadi sekolah negeri sebelumnya sekolah ini berstatus swasta (SMP BPD Pulau Kaswari) namun sangat disayangkan, bukan nya bertambah maju tetapi malahan mundur,”ungkapnya.
Dirinya berharap, agar pemerintah daerah, baik UPTD atau pun dinas Pendidikan kabupaten SBB agar bisa mengambil tindakan tegas dan memberikan sanksi terhadap kepala sekolah yang jarang masuk sekolah itu.
Semenjak informasi ini diterima, media ini langsung menghubungi kepala sekolah tersebut melalui via telpon dan whatsapp untuk memastikan kebenarannya, namun sampai berita ini diterbitkan tidak ada respon dari kepala sekolah bersangkutan. (UT)


